Sejarah Judi di Cina, Asia Timur, dan Mesir

Pada masa lampau, judi dipercaya merupakan bentuk hiburan di berbagai negara, termasuk Cina, Asia Timur, Mesir, Timur Tengah, Mesopotamia, dan India. Untuk bentuk permainannya, banyak peneliti yang mempercayai kalau berawal dari Cina lalu mulai menyebar ke seluruh dunia.

Judi dengan taruhan mulai muncul saat dinasti Xia dan Shang berkembang. Seperti saat ini, definisi dari judi dipahami sebagai mengambil risiko dari sesuatu untuk mendapatkan nilai yang lebih besar. Meskipun judi sudah dilarang dalam jangka waktu yang sangat lama, atau berada dalam aturan yang ketat, judi selalu menjadi permainan yang populer.

Permainan seperti lotto dan domino adalah turunan dari Pai Gow yang sudah ada sejak dinasti Song. Ini adalah permainan Cina populer yang dimainkan dengan 32 Domino Cina.

Bahkan banyak yang percaya kalau awal mula dari Blackjack dan Poker berasal dari Cina. Hampi mirip. Seperti permainan populer Wei-Qi, Majong, Yue Har Hai, dan permainan domino yang disebut Xuan He Pai, semuanya dibuat di Cina. Bersama dengan permainan kartu Ma Diao Pai, Xuan He Pai menjadi dasar untuk majong, permainan yang sangat kita kenal saat ini.

Beberapa bukti awal judi juga bisa ditemukan pada Keno slip yang sudah digunakan pada 200 tahun sebelum masehi, seperti bentuk lotre. Mungkin, ini digunakan untuk mendanai pekerjaan negara, seperti pembangunan Tembok Besar China. Melihat kembali ke puluhan ribu tahun lalu, Keno sebenarnya berasal dari permainan Cina baige piao yang diartikan sebagai ‘tiket merpati putih’, berhubugan dengan tiket yang digunakan dalam pemrainan judi berhubungan dengan membawa pulang merpati.

Orang Cina sangat suka berjudi, dan mereka memiliki berbagai permainan perjudian yang terus berkembang sampai saat ini.

Selain itu, judi juga dipercaya ikut berkembang di Mesir. Para arkeolog mulai menggali tanah, mereka menemukan banyak artefak perjudian di wilayah Mesir Kuno.

Dimulai dari sepasang dadu yang ditemukan pada makam mesir kuno dari 3000 tahun sebelum masehi. Arkeolog juga menemukan permainan yang mirip dengan catur. Di Mesopotamia, awal dadu 6 sisi juga ditemukan dan diperkirakan sudah ada sejak 3000 tahun sebelum masehi, tapi ini berdasarkan astragali sejak ribuan tahun sebelumnya.

Permainan lain yang ditemukan di Mesir adalah HUBEM-how, yang di mana memasukkan piringan ke dalam mangkuk dalam urutan tertentu. Piringan ini dibuat menggunakan ukuran yang berbeda, meningkatkan kesulitannya saat pemain melemparkannya.

Berbeda dari dadu yang saat ini digunakan, mereka menggunakan tulang buku jari. Pertama dadu dan tulang digunakan untuk berkomunikasi dengan dewa, karena mereka percaya hasil dari dadu yang dilemparkan akan menjawab mengenai pertanyaan tertentu.

Nah, itulah sedikit mengenai sejarah judi di Cina dan Mesir yang mungkin perlu kamu ketahui.